Archive for February, 2008

ceritabersambung. eps1

Tuesday, February 19th, 2008

Karina
    Karina menaruh semua kertas-kertas yang dibawanya ke atas meja perpustakaan paling pojok, paling jauh dari kerumunan orang. ia sengaja melakukan itu untuk menghindari kebisingan orang-orang sering cekikikan tanpa maksud yang jelas didalam perpustakaan. paling tidak itu menurut karina. Ia kemudian duduk dikursinya, lalu memandang bahan-bahan untuk tugasnya. ia mendesah pelan.
    Kenapa sih, nggak ada orang yang bisa bantu gue buat nyelesein semua tugas-tugas ini? pikir Karina dalam hati. Padahal ini kan tugas kelompok, tapi lagian kalaupun gue mohon-mohon sama mereka untuk ngerjain tugas ini, palingan mereka cuma bisa duduk ngelingker disekitar gue, terus ngegosip-ngegosip nggak jelas.Apalagi sekarang gue sekelompok sama Andrette, Stiza, Sashi, Fajar. geng ceria nggak penting itu. kerjaan mereka ngegosipin senior lah, ngebahas makanan kantin lah, curhat-curhatan masalah pacar lah. emangnya mereka pikir gue mau ngedengerin mereka apa? nggak penting banget deh. mendingan gue ngerjain ini semua sampai selesai, terus langsung kumpulin. lagian juga mereka pasti seneng kan, kalo tanpa ngerjain tugas mereka tetap dapat nilai?
    Perlahan ia lalu mengeluarkan alat tulis dari tempat pensilnya, lalu menguncir kuda rambut lurus indahnya yang tadinya tergerai sepunggung. Dibenarkan posisi kacamatanya, lalu ia mulai sibuk berkutat dengan tugas-tugas kuliahnya.

Fajar
    Keluar dari ruang kelasnya yang terletak di lantai 3 Gedung C, Fajar menoleh kekanan dan kiri. dicarinya teman-teman sekelompoknya agar mereka bisa langsung diajak untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosennya. Tapi ia hanya melihat 3 teman sekelompoknya. Andrette, Sashi, dan Stiza.
    "Hei!" panggil Fajar pada ketiga temannya.
    Mereka lalu melambai pada Fajar dengan maksud agar Fajar menghampiri mereka.
    Fajar kemudian berjalan kearah 3 gadis yang tampak populer itu sambil membenarkan posisi tas ranselnya. ia kemudian melanjutkan. "loh, kok cuma bertiga? Karina mana?"
    Ketiganya hanya dapat menggeleng.
    "Tadi sih ada di kelas, tapi begitu pada keluar, dia langsung kabur!" jelas Stiza sambil membuka permen lollipop yang dipeganya.
    Andrette mengangguk. "Padahal kita tadinya mau ngajakin gabung biar kita bisa ngomongin dulu pembagian tugasnya," lanjut Shandy membenarkan sambil tangan kanannya tak bisa berhenti memilin rambutnya.
    "Dan lo harus tau," ucap Sashi sambil mengutak-atik handphonenya. "tadi sebelum kelas selesai, gue tuh udah coba bikin pembagian tugas dan jadwal kita ngerjain tugas. gue juga sesuaikan dengan jadwal kuliah kita kok!"
    Fajar mengangguk.
    Tapi dalam hatinya ia berpikir. kenapa Karina pergi secepat itu ya? mau ngapain? apa dia ada kelas lagi? Tapi harusnya sekarang udah nggak ada kuliah, udah sore gini.
    Fajar sekilas menggaruk-garuk dagunya. Atau jangan-jangan yang dibilang anak-anak bener, kalo Karina nggak bisa diajakin buat kerja kelompok?
    "Jar!"
    Fajar terbangun dari lamunannya. "Ya?"
    "Sebelum kita ngerjain tugasnya, mau nggak sih kita makan duluu?" ujar ketiga temannya. "Kita lapeeerr!!"
    Fajar mendengus tertawa melihat tingkah mereka. "Ya udah… Yuk?"

bersambung…

njelosorr dan menulis

Thursday, February 14th, 2008

tahukah kenikmatan dai menjelosor?

nggak ngerti banget sebenernya kata dasrnya apah. hahah.

tapi, coba rasakan njelosor di selasar D fak. psiko. bengong, dengerin ipod. asjiks banggets dehh. bengong aja, ngeliatin orang-orang lewat.. diliatin orang deh, kaya orang terkapar kurang darah. heheg.

kalo sedikit berenergi, bisa ditampah lagi dengan satu atau dua personil. dan kegiatan dimodifikasi dengan men-dubbing orang-orang yang lewat. bisa juga digunakan untuk menjadi inspirasi menulis. ho. daripada diliatin doang kan kasian nganggur. mubazir. mendingan mengembangkan kreativitas dengan mendubbing orang-orang. siapa tau dimasa depan bisa jadi penulis skenario, penulis ato dubber. yah mentok-mentok jadi orang ngeselin.

seperti yang gue lakkan sekarang ini, nggak bawa ipod jadi ngga terlalu asjiks buat bengong. lagi rame, jadi terlalu banyak orang yang didubbing, bingung. jadilah sekarang onlen disini. asjiks dongdongg? heheu.

tapi lama-lama kesemutan.

aduhaduh.

sekarang berat banget kayanya buat nulis novel lagi. lagi kurang ide dan kayanya waktunya sempit. tapi sekarang lagi seneng bikin cerpen-cerpen aja sih. mungkin kalo sempat dan pas gw lagi onlen, gw akan posting disini. hehe.

kalo gw udah posting-posting, dikomentarin yahh. heheh

tengs.

loveyouall familyandfriends.

cups!

ooyeh, ohooooo..

Sunday, February 10th, 2008

tadi siang gw denger lagu dari andity yang judulnya semenjak ada dirimu.

gw mengakui lagu itu enak, gw juga suka lagunya.. serius. tapi gw merasa ada sesuatu yang salah. apaaa ya? gw mikir sampe mabok. gw denger berulang-ulang. dan begitu di awal lagu, gw menyadari. yang salah adalah seringnya hal ini keluar. "o o yeh, o hoooo," imprufimpruf yang kurang lebih kaya gitu dan itu berulang-ulang.

sebenernya oke kalo hal ini nggak diulang terlalu sering. karena pada banyak lagunya yang lain, hal2 kaya gini nggak terlalu sering dilakukan dan kedengerannya lebih enyak. nggak cape gitu. dan kalo kita mau ikutan nyanyi, akan lebih bisa dinikmati, karena nggak usah cape2 ngikutin impruf2 yang - bagi orang2 bersuara pas2an seperti gw - sulit.

terdengar sok tahu sekali sih anak ini?

heheu.

aspirasi rakyat bung,

walopun sok tau, yang penting keliatan berkontribusi hah. jij-ay. biarin ah, latihan menulis. heh.

jangan lupa beli novel gw ya people..

the scrapbook, ‘buku harian si biro jodoh’

tengs,

loveyou. cup!