ceritabersambung eps.3

March 25th, 2008 by anakknyabundayah13

Karina

perlahan karina mendongak dari kertas-kertas yang dibacanya tadi. dilihatnya sebentar wajah Fajar yang sibuk menjelaskan hasil tugas mereka pada ketiga temannya. ia langsung memalingkan wajahnya ketika Fajar balas memandangnya sambil menjelaskan.

"Nih anak ngapain sih?" pikir Karina. "kalo lagi ngejelasin tuh ya ngejelasin aja, nggak usah ngeliatin gue segala. lagian tanpa dia ngejelasin ke gue juga gue udah ngerti kok," ia kemudian memperhatikan Fajar lagi. "sok kepinteran banget sih nih anak,"

Karina kemudian kembali pada ketas-kertas yang dipangkunya, dan mulai membacanya kembali satu-persatu. kemudian ia membaca mulutnya dan memotong Fajar yang sedang berbicara.

"Jar, sebenernya ngapain sih dijelasin lagi?" ucapnya. "kan kita udah nyelesain semuanya. tinggal disatuin doang. kalo harus ngebahas lagi kan buang-buang waktu,"

Fajar terdiam sejenak, kemudian mengangguk. "oh gitu, ya udah kalo gitu kita langsung satuin aja ya. nggak masalah kan?" ia menanyakan pendapat ketiga temannya yang lain.

Stiza, Sashi dan Andrette mengangguk serempak.

Fajar

"perasaan gue doang atau emang ada yang ngeliatin gue?" ia berkata dalam hati. perlahan ia memalingkan pandangannya dari Stiza, Andrette dan Sashi kepada Karina. dan benar saja Karina sedang memandangnya, namun Karina langsung memalingkan wajahnya. "ngapain yah tuh anak ngeiatin gue?" pikirnya. "apa ada yang salah sama muka gue? jangan-jangan gue…. gue nagapain yah?" ia mulai tidak fokus pada apa yang dikatakannya. "fokus Fajar, fokuss…"ucapnya pada diri sendiri dalam hati.

Sampai ucapan Karina menyadarkannya.

"Ya udah, Jar langsung ketik aja deh, daripada lama," ujar Stiza dengan wajah yang datar dan menyebalkan.

Andrette mengangguk-angguk.

Sashi langsung menyalakan laptop Fajar yang dari tadi terabaikan. "lama lo Jar," keluhnya sambil mengutak-atik laptop.

"Lo kenapa sih, daritadi kayanya nggak konsen banget? aneh deh," ucap Andrette dengan wajah bingung. "biasanya lo nggak gini-gini banget."

Stiza menoleh, menyadari kejanggalan yang terjadi. "iya deh, ada apa sih Jar sama lo?"

Fajar mengerutkan dahinya, juga bingung dengan yang terjadi pad dirinya. ia menengadah, dan melihat Karina sedang menatap lurus kearahnya dengan wajah datar yang sama.

.bersambung..

ceritabersambung eps.2

March 3rd, 2008 by anakknyabundayah13

Karina

   
"Huff… akhirnya selesai juga," ucap Karina sambil menghela nafasnya
lelah. "untung gue ngerjain sendiri, kalo anak-anak itu yang ngerjain
pasti belum selesai. mungkin malah belum selesai,"

     Ia
lalu membereskan semua barang-barangnya dan beranjak dari perpustakaan. Dengan
segala kerepotannya ia memasukkan barang-barang kedalam tasnya di meja
penitipan tas. "Terimakasih yah Pak," ia mengangguk pada penjaga tas
dan kemudian melangkah keluar dari perpustakaan.

   
Tiba-tiba dilihatnya Fajar, Stiza, Andrette dan Sashi berjalan kearahnya sambil
tertawa-tawa, dan tampaknya tidak sadar bahwa Karina sedang berjalan ke arah
mereka. Karina segera menundukkan wajahnya dan pura-pura sibuk dengan
handphonenya agar tidak perlu menyapa mereka ber-4.

   
Liat tuh. gumam Karina dalam hati. bukannya ngerjain tugas malah ketawa-ketawa.
palingan dari kantin tuh, makan sambil ngegosip, ngomongin yang nggak penting.
Emang dasar anak-anak populer nggak punya otak. ngeksis aja yang dipikirin,
biar keliatan sama semua orang. tugas kuliah malah ditelantarin. gila.

Fajar

   
Sambil menutup tas ranselnya yang sedikit terbuka, Fajar terbahak mendengar
banyolan Stiza dan timpalan-timpalan Andrette tentang dosen mereka. Ia lalu
merapikan kertas-kertas hasil kerjanya yang ditumpuk diatas laptop yang
ditentengnya. Sekilas ia melihat Karina didiepannya sedang sibuk mengutak-atik
handphone yang dipegangnya. entah sibuk, atau hanya pura-pura. ia hendak
memanggilnya sebelum,

   
"Karina!" Stiza berteriak memanggil Karina dengan gembira sambil
melambaikan tangannya. Suatu hal yang sangat jarang terjadi.

   
Karina mendongak dengan wajah yang datar, cenderung malas. ia hanya mengerutkan
dahinya tanpa mengucapkan satu kata pun.

   
"Dari mana aja? tadi kita nyariin lo loh,"  lanjut  Sashi.

     "Perpus," jawab Karina singkat.

     "Ngapain?" tanya Andrette sambil mengerutkan dahinya heran.

     "Ya ngerjain tugas yang dikasih Pak Ruslan tadi siang," jawab Karina dengan wajah jutek yang sama.

     "Lo ngerjain sendiri?" potong Fajar kaget.

     Karina mengangguk.

     "Terus udah selesai?" tanya Fajar lagi.

     Karina kembali menganggukkan kepalanya.

     Mata ketiga gadis disebelah Fajar kontan melebar kaget.

     Stiza melipat kedua tangannya. "lo tau kan kalo itu tugas kelompok? kenapa lo ngerjain sendiri?"

     Sashi mengangguk menyetujui. "lo pikir kita nggak mau ngerjain, apa?! gila kali ya,"

     "Dan untuk informasi," Andrette kemudian menarik berkas-berkas dari tangan Fajar dan menunjukkannya pada Karina. "barusan kita ngerjain tugas kelompok kita sampe selesai. dan kita nggak bisa ngehubungin lo. HP lo dimatiin,"

     "Lo nggak bisa kerja dalam kelompok atau gimana sih?" keluh Stiza lagi, tampak kesal.

     Fajar kemudian berusaha menengahi teman-temannya. "Ya udah, kan yang penting udah selesai. sekarang kita duduk dulu deh, kita satuin dua jawaban yang udah kita bikin, gimana?"

     Karina hanya mengangkat bahunya dengan wajah dingin.

     "Tapi Jar…"

     "Lo mau kerja keras kita semua kebuang sia-sia?" potong Fajar sebelum Sashi akan menyelesaikan kalimatnya. "Nggak kan?" ia kemudian tersenyum. "Ya udah, sekarang kita ke kantin yuk, kita duduk, terus kita satuin dua jawaban kita, oke?"

…bersambung

ceritabersambung. eps1

February 19th, 2008 by anakknyabundayah13

Karina
    Karina menaruh semua kertas-kertas yang dibawanya ke atas meja perpustakaan paling pojok, paling jauh dari kerumunan orang. ia sengaja melakukan itu untuk menghindari kebisingan orang-orang sering cekikikan tanpa maksud yang jelas didalam perpustakaan. paling tidak itu menurut karina. Ia kemudian duduk dikursinya, lalu memandang bahan-bahan untuk tugasnya. ia mendesah pelan.
    Kenapa sih, nggak ada orang yang bisa bantu gue buat nyelesein semua tugas-tugas ini? pikir Karina dalam hati. Padahal ini kan tugas kelompok, tapi lagian kalaupun gue mohon-mohon sama mereka untuk ngerjain tugas ini, palingan mereka cuma bisa duduk ngelingker disekitar gue, terus ngegosip-ngegosip nggak jelas.Apalagi sekarang gue sekelompok sama Andrette, Stiza, Sashi, Fajar. geng ceria nggak penting itu. kerjaan mereka ngegosipin senior lah, ngebahas makanan kantin lah, curhat-curhatan masalah pacar lah. emangnya mereka pikir gue mau ngedengerin mereka apa? nggak penting banget deh. mendingan gue ngerjain ini semua sampai selesai, terus langsung kumpulin. lagian juga mereka pasti seneng kan, kalo tanpa ngerjain tugas mereka tetap dapat nilai?
    Perlahan ia lalu mengeluarkan alat tulis dari tempat pensilnya, lalu menguncir kuda rambut lurus indahnya yang tadinya tergerai sepunggung. Dibenarkan posisi kacamatanya, lalu ia mulai sibuk berkutat dengan tugas-tugas kuliahnya.

Fajar
    Keluar dari ruang kelasnya yang terletak di lantai 3 Gedung C, Fajar menoleh kekanan dan kiri. dicarinya teman-teman sekelompoknya agar mereka bisa langsung diajak untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosennya. Tapi ia hanya melihat 3 teman sekelompoknya. Andrette, Sashi, dan Stiza.
    "Hei!" panggil Fajar pada ketiga temannya.
    Mereka lalu melambai pada Fajar dengan maksud agar Fajar menghampiri mereka.
    Fajar kemudian berjalan kearah 3 gadis yang tampak populer itu sambil membenarkan posisi tas ranselnya. ia kemudian melanjutkan. "loh, kok cuma bertiga? Karina mana?"
    Ketiganya hanya dapat menggeleng.
    "Tadi sih ada di kelas, tapi begitu pada keluar, dia langsung kabur!" jelas Stiza sambil membuka permen lollipop yang dipeganya.
    Andrette mengangguk. "Padahal kita tadinya mau ngajakin gabung biar kita bisa ngomongin dulu pembagian tugasnya," lanjut Shandy membenarkan sambil tangan kanannya tak bisa berhenti memilin rambutnya.
    "Dan lo harus tau," ucap Sashi sambil mengutak-atik handphonenya. "tadi sebelum kelas selesai, gue tuh udah coba bikin pembagian tugas dan jadwal kita ngerjain tugas. gue juga sesuaikan dengan jadwal kuliah kita kok!"
    Fajar mengangguk.
    Tapi dalam hatinya ia berpikir. kenapa Karina pergi secepat itu ya? mau ngapain? apa dia ada kelas lagi? Tapi harusnya sekarang udah nggak ada kuliah, udah sore gini.
    Fajar sekilas menggaruk-garuk dagunya. Atau jangan-jangan yang dibilang anak-anak bener, kalo Karina nggak bisa diajakin buat kerja kelompok?
    "Jar!"
    Fajar terbangun dari lamunannya. "Ya?"
    "Sebelum kita ngerjain tugasnya, mau nggak sih kita makan duluu?" ujar ketiga temannya. "Kita lapeeerr!!"
    Fajar mendengus tertawa melihat tingkah mereka. "Ya udah… Yuk?"

bersambung…

njelosorr dan menulis

February 14th, 2008 by anakknyabundayah13

tahukah kenikmatan dai menjelosor?

nggak ngerti banget sebenernya kata dasrnya apah. hahah.

tapi, coba rasakan njelosor di selasar D fak. psiko. bengong, dengerin ipod. asjiks banggets dehh. bengong aja, ngeliatin orang-orang lewat.. diliatin orang deh, kaya orang terkapar kurang darah. heheg.

kalo sedikit berenergi, bisa ditampah lagi dengan satu atau dua personil. dan kegiatan dimodifikasi dengan men-dubbing orang-orang yang lewat. bisa juga digunakan untuk menjadi inspirasi menulis. ho. daripada diliatin doang kan kasian nganggur. mubazir. mendingan mengembangkan kreativitas dengan mendubbing orang-orang. siapa tau dimasa depan bisa jadi penulis skenario, penulis ato dubber. yah mentok-mentok jadi orang ngeselin.

seperti yang gue lakkan sekarang ini, nggak bawa ipod jadi ngga terlalu asjiks buat bengong. lagi rame, jadi terlalu banyak orang yang didubbing, bingung. jadilah sekarang onlen disini. asjiks dongdongg? heheu.

tapi lama-lama kesemutan.

aduhaduh.

sekarang berat banget kayanya buat nulis novel lagi. lagi kurang ide dan kayanya waktunya sempit. tapi sekarang lagi seneng bikin cerpen-cerpen aja sih. mungkin kalo sempat dan pas gw lagi onlen, gw akan posting disini. hehe.

kalo gw udah posting-posting, dikomentarin yahh. heheh

tengs.

loveyouall familyandfriends.

cups!

ooyeh, ohooooo..

February 10th, 2008 by anakknyabundayah13

tadi siang gw denger lagu dari andity yang judulnya semenjak ada dirimu.

gw mengakui lagu itu enak, gw juga suka lagunya.. serius. tapi gw merasa ada sesuatu yang salah. apaaa ya? gw mikir sampe mabok. gw denger berulang-ulang. dan begitu di awal lagu, gw menyadari. yang salah adalah seringnya hal ini keluar. "o o yeh, o hoooo," imprufimpruf yang kurang lebih kaya gitu dan itu berulang-ulang.

sebenernya oke kalo hal ini nggak diulang terlalu sering. karena pada banyak lagunya yang lain, hal2 kaya gini nggak terlalu sering dilakukan dan kedengerannya lebih enyak. nggak cape gitu. dan kalo kita mau ikutan nyanyi, akan lebih bisa dinikmati, karena nggak usah cape2 ngikutin impruf2 yang - bagi orang2 bersuara pas2an seperti gw - sulit.

terdengar sok tahu sekali sih anak ini?

heheu.

aspirasi rakyat bung,

walopun sok tau, yang penting keliatan berkontribusi hah. jij-ay. biarin ah, latihan menulis. heh.

jangan lupa beli novel gw ya people..

the scrapbook, ‘buku harian si biro jodoh’

tengs,

loveyou. cup!